Bacaan Surat Al Waqiah Arab, Latin, dan Artinya Lengkap

Advertisement

Bacaan Surat Al Waqiah | Surat Al Waqiah adalah surat ke 56 juz ke 27 yang ada didalam Al Qur’an, pada surat Al Waqiah ini terdapat 96 ayat yang banyak sekali memiliki makna. Surat ini diberi nama Al Waqiah yg diambil pada kalimat pertama yg terdapat dalam surat tersebut “Idzaa Waqa’atill Waaqi’ah”. Dan arti dari kata Al Waqiah itu sendiri ialah kiamat, karena penjelasan yg terdapat didalam surat tersebut lebih banyak menjabarkan mengenai peristiwa kiamat. Selain itu, dijelaskan juga mengenai penciptaan manusia serta tumbuhan dan juga kebangkitan manusia saat di akhirat.
bacaan surat al waqiah
Surat Al Waqiah ini juga menjadi salah satu bacaan yg sering dibacakan setiap selesai sholat oleh para umat muslim, hal ini dikarenakan isi dari surat ini banyak mangandung hikmah yg bisa kita pelajari. Bagi anda yg mungkin ingin membaca surat al waqiah ini, namun anda belum mengetahui akan bacaan doa tersebut. Maka anda sedang berada pada tempat yg tepat, karena utk hari ini saya ingin memberikan bacaan doa tersebut kpd anda. Jadi untuk anda yg mungkin belum bisa membaca surat Al Waqiah tersebut, alangkah baiknya jika anda melihat terlebih dulu bacaan surat al waqiah yg akan kami berikan untuk hari ini.

Dari bacaan surat Al Waqiah yg akan saya sajikan hari ini akan menggunakan tulisan arab dan juga tulisan latin, sehingga utk anda-anda yg sekiranya belum cukup lancar atau mungkin juga belum bisa membaca tulisan arab, alangkah baiknya apabila anda mencoba untuk melihat tulisan latin yang ikut saya sajikan pula. Selain itu, saya juga akan memberikan arti dari bacaan surat al waqiah tersebut, sehingga selain anda akan dpt membaca surat Al Waqiah tersebut, anda juga akan mengetahui makna dari bacaan surat al waqiah yg anda bisa tersebut.

Surat Al Waqiah Arab, Latin, dan Artinya

No. Teks terjemahan Teks Qur’an dan latinnya
1 “Apabila terjadi hari kiamat,” – (QS.56:1) إِذَا وَقَعَتِ الْوَاقِعَةُ
Idzaa waqa’atil waaqi’at(u)
2 “terjadinya kiamat itu tidak dapat didustakan (disangkal),” – (QS.56:2) لَيْسَ لِوَقْعَتِهَا كَاذِبَةٌ
Laisa liwaq’atihaa kaadzibatun
3 “(Kejadian itu) merendahkan (satu golongan), dan meninggikan (golongan yang lain),” – (QS.56:3) خَافِضَةٌ رَافِعَةٌ
Khaafidhatun raafi’atun
4 “apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyat-nya,” – (QS.56:4) إِذَا رُجَّتِ الأرْضُ رَجًّا
Idzaa rujjatil ardhu rajjan
5 “dan gunung-gunung dihancur-luluhkan sehancur-hancurnya,” – (QS.56:5) وَبُسَّتِ الْجِبَالُ بَسًّا
Wabussatil jibaalu bassan
6 “maka jadilah ia debu yang beterbangan,” – (QS.56:6) فَكَانَتْ هَبَاءً مُنْبَثًّا
Fakaanat habaa-an munbats-tsan
7 “dan kamu menjadi tiga golongan.” – (QS.56:7) وَكُنْتُمْ أَزْوَاجًا ثَلاثَةً
Wakuntum azwaajan tsalaatsatan
8 “Yaitu golongan kanan. Alangkah mulianya golongan kanan itu.” – (QS.56:8) فَأَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ مَا أَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ
Fa-ashhaabul maimanati maa ashhaabul maimanat(i)
9 “Dan golongan kiri. Alangkah sengsaranya golongan kiri itu.” – (QS.56:9) وَأَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ مَا أَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ
Wa-ashhaabul masyamati maa ashhaabul masyamat(i)
10 “Dan orang-orang yang paling dahulu beriman.” – (QS.56:10) وَالسَّابِقُونَ السَّابِقُونَ
Was-saabiquunas-saabiquun(a)
11 “Mereka itulah orang yang didekatkan (kepada Allah).” – (QS.56:11) أُولَئِكَ الْمُقَرَّبُونَ
Uula-ikal muqarrabuun(a)
12 “Berada dalam surga-surga kenikmatan.” – (QS.56:12) فِي جَنَّاتِ النَّعِيمِ
Fii jannaatinna’iim(i)
13 “Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu,” – (QS.56:13) ثُلَّةٌ مِنَ الأوَّلِينَ
Tsullatun minal au-waliin(a)
14 “dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian.” – (QS.56:14) وَقَلِيلٌ مِنَ الآخِرِينَ
Waqaliilun mina-aakhiriin(a)
15 “Mereka berada di atas dipan yang bertahtakan emas dan permata,” – (QS.56:15) عَلَى سُرُرٍ مَوْضُونَةٍ
‘Ala sururin maudhuunatin
16 “seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan.” – (QS.56:16) مُتَّكِئِينَ عَلَيْهَا مُتَقَابِلِينَ
Muttaki-iina ‘alaihaa mutaqaabiliin(a)
17 “Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda,” – (QS.56:17) يَطُوفُ عَلَيْهِمْ وِلْدَانٌ مُخَلَّدُونَ
Yathuufu ‘alaihim wildaanun mukhalladuun(a)
18 “Dengan membawa gelas, ceret dan sloki (piala) berisi minuman, yang diambil dari mata air yang mengalir,” – (QS.56:18) بِأَكْوَابٍ وَأَبَارِيقَ وَكَأْسٍ مِنْ مَعِينٍ
Biakwaabin wa-abaariiqa waka’sin min ma’iinin
19 “mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk,” – (QS.56:19) لا يُصَدَّعُونَ عَنْهَا وَلا يُنْزِفُونَ
Laa yushadda’uuna ‘anhaa walaa yunzifuun(a)
20 “dan buah-buahan, dari apa yang (dapat) mereka pilih,” – (QS.56:20) وَفَاكِهَةٍ مِمَّا يَتَخَيَّرُونَ
Wafaakihatin mimmaa yatakhai-yaruun(a)
21 “dan daging burung, dari apa yang mereka inginkan.” – (QS.56:21) وَلَحْمِ طَيْرٍ مِمَّا يَشْتَهُونَ
Walahmi thairin mimmaa yasytahuun(a)
22 “Dan (di dalam surga itu) ada bidadari-bidadari yang bermata jeli,” – (QS.56:22) وَحُورٌ عِينٌ
Wahuurun ‘iinun
23 “laksana mutiara yang tersimpan baik.” – (QS.56:23) كَأَمْثَالِ اللُّؤْلُؤِ الْمَكْنُونِ
Kaamtsaalillu’lu’il maknuun(i)
24 “Sebagai balasan bagi apa yang telah mereka kerjakan.” – (QS.56:24) جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Jazaa-an bimaa kaanuu ya’maluun(a)
25 “Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia, dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa,” – (QS.56:25) لا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا وَلا تَأْثِيمًا
Laa yasma’uuna fiihaa laghwan walaa ta’tsiiman
26 “akan tetapi mereka mendengar ucapan salam.” – (QS.56:26) إِلا قِيلا سَلامًا سَلامًا
Ilaa qiilaa salaaman salaaman
27 “Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu.” – (QS.56:27) وَأَصْحَابُ الْيَمِينِ مَا أَصْحَابُ الْيَمِينِ
Wa-ashhaabul yamiini maa ashhaabul yamiin(i)
28 “Berada di antara pohon bidara yang tidak berduri,” – (QS.56:28) فِي سِدْرٍ مَخْضُودٍ
Fii sidrin makhdhuudin
29 “dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya),” – (QS.56:29) وَطَلْحٍ مَنْضُودٍ
Wathalhin mandhuudin
30 “dan naungan yang terbentang luas,” – (QS.56:30) وَظِلٍّ مَمْدُودٍ
Wazhillin mamduudin
31 “dan air yang tercurah,” – (QS.56:31) وَمَاءٍ مَسْكُوبٍ
Wamaa-in maskuubin
32 “dan buah-buahan yang banyak,” – (QS.56:32) وَفَاكِهَةٍ كَثِيرَةٍ
Wafaakihatin katsiiratin
33 “Yang tidak berhenti (buahnya) dan tidak terlarang mengambilnya,” – (QS.56:33) لا مَقْطُوعَةٍ وَلا مَمْنُوعَةٍ
Laa maqthuu’atin walaa mamnuu’atin
34 “dan kasur-kasur yang tebal, lagi empuk.” – (QS.56:34) وَفُرُشٍ مَرْفُوعَةٍ
Wafurusyin marfuu’atin
35 “Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung,” – (QS.56:35) إِنَّا أَنْشَأْنَاهُنَّ إِنْشَاءً
Innaa ansya’naahunna insyaa-an
36 “dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan,” – (QS.56:36) فَجَعَلْنَاهُنَّ أَبْكَارًا
Faja’alnaahunna abkaaran
37 “penuh cinta, lagi sebaya umurnya,” – (QS.56:37) عُرُبًا أَتْرَابًا
‘Uruban atraaban
38 “(Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan,” – (QS.56:38) لأصْحَابِ الْيَمِينِ
Ashhaabil yamiin(i)
39 “(yaitu) segolongan besar dari orang-orang terdahulu,” – (QS.56:39) ثُلَّةٌ مِنَ الأوَّلِينَ
Tsullatun minal au-waliin(a)
40 “dan segolongan besar pula dari orang-orang yang kemudian.” – (QS.56:40) وَثُلَّةٌ مِنَ الآخِرِينَ
Watsullatun mina-aakhiriin(a)
41 “Dan golongan kiri, siapakah golongan kiri itu.” – (QS.56:41) وَأَصْحَابُ الشِّمَالِ مَا أَصْحَابُ الشِّمَالِ
Wa-ashhaabusy-syimaali maa ashhaabusy-syimaal(i)
42 “Dalam (siksaan) angin yang amat panas, dan air yang panas yang mendidih,” – (QS.56:42) فِي سَمُومٍ وَحَمِيمٍ
Fii samuumin wahamiimin
43 “dan dalam naungan asap yang hitam.” – (QS.56:43) وَظِلٍّ مِنْ يَحْمُومٍ
Wazhillin min yahmuumin
44 “Tidak sejuk dan tidak menyenangkan.” – (QS.56:44) لا بَارِدٍ وَلا كَرِيمٍ
Laa baaridin walaa kariimin
45 “Sesungguhnya mereka sebelum itu, hidup bermewah-mewah.” – (QS.56:45) إِنَّهُمْ كَانُوا قَبْلَ ذَلِكَ مُتْرَفِينَ
Innahum kaanuu qabla dzalika mutrafiin(a)
46 “Dan mereka terus-menerus mengerjakan dosa yang besar.” – (QS.56:46) وَكَانُوا يُصِرُّونَ عَلَى الْحِنْثِ الْعَظِيمِ
Wakaanuu yushirruuna ‘alal hintsil ‘azhiim(i)
47 “Dan mereka selalu mengatakan: ‘Apakah apabila kami mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kami benar-benar akan dibangkitkan kembali?,” – (QS.56:47) وَكَانُوا يَقُولُونَ أَئِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَعِظَامًا أَئِنَّا لَمَبْعُوثُونَ
Wakaanuu yaquuluuna a-idzaa mitnaa wakunnaa turaaban wa’izhaaman a-innaa lamab’uutsuun(a)
48 “apakah bapak-bapak kami yang terdahulu (dibangkitkan pula)?.” – (QS.56:48) أَوَآبَاؤُنَا الأوَّلُونَ
Awaaabaa’unaal au-waluun(a)
49 “Katakanlah: ‘Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang kemudian,” – (QS.56:49) قُلْ إِنَّ الأوَّلِينَ وَالآخِرِينَ
Qul innal au-waliina wal-aakhiriin(a)
50 “benar-benar akan dikumpulkan di waktu tertentu pada hari yang dikenal (hari kiamat).” – (QS.56:50) لَمَجْمُوعُونَ إِلَى مِيقَاتِ يَوْمٍ مَعْلُومٍ
Lamajmuu’uuna ila miiqaati yaumin ma’luumin
51 “Kemudian sesungguhnya, kamu hai orang yang sesat, lagi mendustakan,” – (QS.56:51) ثُمَّ إِنَّكُمْ أَيُّهَا الضَّالُّونَ الْمُكَذِّبُونَ
Tsumma innakum ai-yuhaadh-dhaalluunal mukadz-dzibuun(a)
52 “benar-benar akan memakan pohon zaqqum,” – (QS.56:52) لآكِلُونَ مِنْ شَجَرٍ مِنْ زَقُّومٍ
Li-aakiluuna min syajarin min zaqquumin
53 “dan akan memenuhi perutmu dengan-nya.” – (QS.56:53) فَمَالِئُونَ مِنْهَا الْبُطُونَ
Famaali-uuna minhaal buthuun(a)
54 “Sesudah itu kamu akan meminum air yang sangat panas.” – (QS.56:54) فَشَارِبُونَ عَلَيْهِ مِنَ الْحَمِيمِ
Fasyaaribuuna ‘alaihi minal hamiim(i)
55 “Maka kamu minum seperti unta yang sangat haus minum.” – (QS.56:55) فَشَارِبُونَ شُرْبَ الْهِيمِ
Fasyaaribuuna syurbal hiim(i)
56 “Itulah hidangan untuk mereka pada hari Pembalasan’.” – (QS.56:56) هَذَا نُزُلُهُمْ يَوْمَ الدِّينِ
Hadzaa nuzuluhum yaumaddiin(i)
57 “Kami telah menciptakan kamu, maka mengapa kamu tidak membenarkan (hari berbangkit).” – (QS.56:57) نَحْنُ خَلَقْنَاكُمْ فَلَوْلا تُصَدِّقُونَ
Nahnu khalaqnaakum falaulaa tushaddiquun(a)
58 “Maka terangkanlah kepadaku, tentang nutfah yang kamu pancarkan.” – (QS.56:58) أَفَرَأَيْتُمْ مَا تُمْنُونَ
Afara-aitum maa tumnuun(a)
59 “Kamukah yang menciptakannya, atau Kamikah yang menciptakannya?.” – (QS.56:59) أَأَنْتُمْ تَخْلُقُونَهُ أَمْ نَحْنُ الْخَالِقُونَ
Aantum takhluquunahu am nahnul khaaliquun(a)
60 “Kami telah menentukan kematian di antara kamu, dan Kami sekali-kali, tidak dapat dikalahkan,” – (QS.56:60) نَحْنُ قَدَّرْنَا بَيْنَكُمُ الْمَوْتَ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوقِينَ
Nahnu qaddarnaa bainakumul mauta wamaa nahnu bimasbuuqiin(a)
61 “untuk menggantikan kamu dengan orang-orang yang seperti kamu (kelahiran orang lainnya), dan menciptakan (membangkitkan) kamu kelak (di akhirat), dalam keadaan yang tidak kamu ketahui.” – (QS.56:61) عَلَى أَنْ نُبَدِّلَ أَمْثَالَكُمْ وَنُنْشِئَكُمْ فِي مَا لا تَعْلَمُونَ
‘Ala an nubaddila amtsaalakum wanunsyi-akum fii maa laa ta’lamuun(a)
62 “Dan sesungguhnya, kamu telah mengetahui penciptaan yang pertama (kehidupan dunia), maka mengapakah kamu tidak mengambil pelajaran (untuk penciptaan yang kedua, kehidupan akhirat).” – (QS.56:62) وَلَقَدْ عَلِمْتُمُ النَّشْأَةَ الأولَى فَلَوْلا تَذَكَّرُونَ
Walaqad ‘alimtumunnasyatal aula falaulaa tadzakkaruun(a)
63 “Maka terangkanlah kepadaku, tentang yang kamu tanam.” – (QS.56:63) أَفَرَأَيْتُمْ مَا تَحْرُثُونَ
Afara-aitum maa tahrutsuun(a)
64 “Kamukah yang menumbuhkannya atau Kamikah yang menumbuhkannya?.” – (QS.56:64) أَأَنْتُمْ تَزْرَعُونَهُ أَمْ نَحْنُ الزَّارِعُونَ
Aantum tazra’uunahu am nahnuzzaari’uun(a)
65 “Kalau Kami kehendaki, benar-benar Kami jadikan dia kering dan hancur; maka jadilah kamu heran tercengang.” – (QS.56:65) لَوْ نَشَاءُ لَجَعَلْنَاهُ حُطَامًا فَظَلْتُمْ تَفَكَّهُونَ
Lau nasyaa-u laja’alnaahu huthaaman fazhaltum tafakkahuun(a)
66 “(Sambil berkata): ‘Sesungguhnya kami benar-benar menderita kerugian’,” – (QS.56:66) إِنَّا لَمُغْرَمُونَ
Innaa lamughramuun(a)
67 “bahkan kami menjadi orang, yang tidak mendapat hasil apa-apa.” – (QS.56:67) بَلْ نَحْنُ مَحْرُومُونَ
Bal nahnu mahruumuun(a)
68 “Maka terangkanlah kepadaku, tentang air yang kamu minum.” – (QS.56:68) أَفَرَأَيْتُمُ الْمَاءَ الَّذِي تَشْرَبُونَ
Afara-aitumul maa-al-ladzii tasyrabuun(a)
69 “Kamukah yang menurunkannya dari awan ataukah Kami yang menurunkan?.” – (QS.56:69) أَأَنْتُمْ أَنْزَلْتُمُوهُ مِنَ الْمُزْنِ أَمْ نَحْنُ الْمُنْزِلُونَ
Aantum anzaltumuuhu minal muzni am nahnul munziluun(a)
70 “Kalau kami kehendaki niscaya Kami jadikan dia asin, maka mengapakah kamu tidak bersyukur.” – (QS.56:70) لَوْ نَشَاءُ جَعَلْنَاهُ أُجَاجًا فَلَوْلا تَشْكُرُونَ
Lau nasyaa-u ja’alnaahu ujaajan falaulaa tasykuruun(a)
71 “Maka terangkanlah kepadaku tentang api yang kamu nyalakan (dari gosokan-gosokan kayu).” – (QS.56:71) أَفَرَأَيْتُمُ النَّارَ الَّتِي تُورُونَ
Afara-aitumun-naarallatii tuuruun(a)
72 “Kamukah yang menjadikan kayu itu atau Kamikah yang menjadikan-nya.” – (QS.56:72) أَأَنْتُمْ أَنْشَأْتُمْ شَجَرَتَهَا أَمْ نَحْنُ الْمُنْشِئُونَ
Aantum ansya’tum syajaratahaa am nahnul munsyi-uun(a)
73 “Kami menjadikan api itu untuk peringatan, (dan) bahan yang berguna bagi musafir di padang pasir.” – (QS.56:73) نَحْنُ جَعَلْنَاهَا تَذْكِرَةً وَمَتَاعًا لِلْمُقْوِينَ
Nahnu ja’alnaahaa tadzkiratan wamataa’al(n)-lilmuqwiin(a)
74 “Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabb-mu Yang Maha Besar.” – (QS.56:74) فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيمِ
Fasabbih biismi rabbikal ‘azhiim(i)
75 “Maka Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang.” – (QS.56:75) فَلا أُقْسِمُ بِمَوَاقِعِ النُّجُومِ
Falaa uqsimu bimawaaqi’innujuum(i)
76 “Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar, kalau kamu mengetahui,” – (QS.56:76) وَإِنَّهُ لَقَسَمٌ لَوْ تَعْلَمُونَ عَظِيمٌ
Wa-innahu laqasamun lau ta’lamuuna ‘azhiimun
77 “sesungguhnya Al-Qur’an ini adalah bacaan yang sangat mulia,” – (QS.56:77) إِنَّهُ لَقُرْآنٌ كَرِيمٌ
Innahu laquraanun kariimun
78 “pada kitab yang terpelihara (Lauh Mahfuzh),” – (QS.56:78) فِي كِتَابٍ مَكْنُونٍ
Fii kitaabin maknuunin
79 “tidak menyentuhnya, kecuali orang-orang yang disucikan.” – (QS.56:79) لا يَمَسُّهُ إِلا الْمُطَهَّرُونَ
Laa yamassuhu ilaal muthahharuun(a)
80 “Diturunkan dari Rabb Semesta Alam.” – (QS.56:80) تَنْزِيلٌ مِنْ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Tanziilun min rabbil ‘aalamiin(a)
81 “Maka apakah kamu menganggap remeh saja Al-Qur’an ini,” – (QS.56:81) أَفَبِهَذَا الْحَدِيثِ أَنْتُمْ مُدْهِنُونَ
Afabihadzaal hadiitsi antum mudhinuun(a)
82 “kamu (mengganti) rejeki (yang Allah berikan), dengan mendustakan (Allah).” – (QS.56:82) وَتَجْعَلُونَ رِزْقَكُمْ أَنَّكُمْ تُكَذِّبُونَ
Wataj’aluuna rizqakum annakum tukadz-dzibuun(a)
83 “Maka mengapa?, ketika nyawa sampai di kerongkongan(, baru kemudian kamu menyadari kekeliruanmu),” – (QS.56:83) فَلَوْلا إِذَا بَلَغَتِ الْحُلْقُومَ
Falaulaa idzaa balaghatil hulquum(a)
84 “padahal kamu ketika itu melihat (tanda-tanda kekuasaan-Nya),” – (QS.56:84) وَأَنْتُمْ حِينَئِذٍ تَنْظُرُونَ
Wa-antum hiina-idzin tanzhuruun(a)
85 “dan Kami lebih dekat kepadanya, daripada kamu. Tapi kamu tidak melihat,” – (QS.56:85) وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْكُمْ وَلَكِنْ لا تُبْصِرُونَ
Wanahnu aqrabu ilaihi minkum walakin laa tubshiruun(a)
86 “maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah).” – (QS.56:86) فَلَوْلا إِنْ كُنْتُمْ غَيْرَ مَدِينِينَ
Falaulaa in kuntum ghaira madiiniin(a)
87 “Kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya), jika kamu adalah orang-orang yang benar,” – (QS.56:87) تَرْجِعُونَهَا إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ
Tarji’uunahaa in kuntum shaadiqiin(a)
88 “adapun jika dia (orang yang mati) termasuk orang yang didekatkan (kepada Allah),” – (QS.56:88) فَأَمَّا إِنْ كَانَ مِنَ الْمُقَرَّبِينَ
Fa-ammaa in kaana minal muqarrabiin(a)
89 “maka dia memperoleh rejeki, serta surga kenikmatan.” – (QS.56:89) فَرَوْحٌ وَرَيْحَانٌ وَجَنَّةُ نَعِيمٍ
Farauhun waraihaanun wajannatu na’iimin
90 “Dan adapun jika dia termasuk golongan kanan,” – (QS.56:90) وَأَمَّا إِنْ كَانَ مِنْ أَصْحَابِ الْيَمِينِ
Wa-ammaa in kaana min ashhaabil yamiin(i)
91 “maka keselamatan bagimu, karena kamu dari golongan kanan.” – (QS.56:91) فَسَلامٌ لَكَ مِنْ أَصْحَابِ الْيَمِينِ
Fasalaamun laka min ashhaabil yamiin(i)
92 “Dan adapun jika termasuk golongan orang yang mendustakan, lagi sesat.” – (QS.56:92) وَأَمَّا إِنْ كَانَ مِنَ الْمُكَذِّبِينَ الضَّالِّينَ
Wa-ammaa in kaana minal mukadz-dzibiinadh-dhaalliin(a)
93 “maka dia mendapat hidangan air yang mendidih,” – (QS.56:93) فَنُزُلٌ مِنْ حَمِيمٍ
Fanuzulun min hamiimin
94 “dan dibakar di dalam neraka.” – (QS.56:94) وَتَصْلِيَةُ جَحِيمٍ
Watashliyatu jahiimin
95 “Sesungguhnya (yang disebutkan ini) adalah suatu keyakinan yang benar.” – (QS.56:95) إِنَّ هَذَا لَهُوَ حَقُّ الْيَقِينِ
Inna hadzaa lahuwa haqqul yaqiin(i)
96 “Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabb-mu Yang Maha Besar.” – (QS.56:96) فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيمِ
Fasabbih biismi rabbikal ‘azhiim(i)

Mungkin untuk Bacaan Surat Al Waqiah Arab, Latin, dan Artinya hanya cukup sekian saja dulu, semoga saja dengan anda mengetahui bacaan surat Al Waqiah tersebut, anda mulai mencoba mengamalkan bacaan surat Al Waqiah tersebut selepas anda mengerjakan sholat, baik itu sholat fardhu ataupun sholat sunah. Dan bagi anda yg kiranya merasa masih ingin kembali mengetahui beberapa pembahasan lainnya yang berhubungan dengan bacaan doa ataupun yg lainnya, maka saya coba memberikan saran kpd anda untuk melihat bacaan surat yasin yg beberapa waktu lalu sudah pernah saya berikan.

Siapa tahu saja diantara anda-anda sekalian ini ada yg sedang mencari – cari bacaan surat tersebut, maka dari itu tdk ada salahnya apabila anda mencoba utk melihat bacaan surat tersebut. Namun untuk anda yg sekiranya sudah mengetahui bacaan surat tersebut, maka ada baiknya apabila anda langsung saja untuk kembali mencoba melihat-lihat beberapa bacaan doa lainnya yang pada kesempatan sebelumnya sudah pernah saya sajikan. Mungkin saja salah satu dari bacaan doa yg sudah pernah saya berikan itu ada yg pas dengan apa yg sedang anda cari.

Advertisement