Hukum Bacaan Mim Mati Dalam Ilmu Tajwid Lengkap

Advertisement

Hukum Bacaan Mim Mati | Pada kesempatan hari ini saya ingin mencoba memberikan sedikit penjelasan mengenai ilmu tajwid, dimana untuk pembahasan mengenai ilmu tajwid yang ingin saya coba sampaikan kepada anda pada kesempatan hari ini adalah hukum dari bacaan mim mati. Hukum mim mati adalah salah satu dari tajwid yg terdapat didalam Al Qur’an. Dimana hukum ini berlaku ketika mim mati bertemu dgn huruf – huruf tertentu.

Sedangkan hukum bacaan mim mati itu sendiri terbagi menjadi tiga jenis, yang diantaranya adalah ikhfa syafawi, idzhar syafawi, dan idham mithlain. Dimana ketiga hukum bacaan tajwid tersebut terjadi ketika mim mati bertemu dengan huruf hijaiyah tertentu yang mengharuskan dibacanya sesuai dengan hukum bacaan tajwid yang telah ditentukan. Bagi anda yang sekiranya sekarang ini sedang mencari – cari pembahasan mengenai hukum bacaan tersebut.

Maka sekarang ini anda sedang berada pada tempat yg tepat sekali, dimana anda dapat mencoba untuk melihat terlebih dulu pembahasan yang pada kesempatan hari ini akan saya sajikan kepada anda – anda sekalian. Sehingga bagi anda yang sekiranya belum mengetahui bagaimana hukum bacaan dari mim mati itu sendiri menjadi tahu, karena didalam bahasa arab itu cara pembacaan sangatlah penting sekali.

Ketika kita membaca sebuah ayat Al Qur’an dengan lafadz atau pengucapan yang berbeda atau sesuai dengan yg seharusnya, maka makna dari bacaan tersebut akan berubah. Sehingga kita harus sangat berhati – hati ketika membaca ayat – ayat Al Qur’an. Bagi anda yang sekiranya sudah ingin mengetahui secara lengkap mengenai pembahan tentang hukum mim mati yang akan saya sampaikan pada kesempatan hari ini.

Maka kita bisa langsung saja melihat bersama – sama hukum bacaan mim mati tersebut secara lengkap yang akan coba saya sajikan kepada anda – anda sekalian dibawah ini. Sehingga bagi anda yang kiranya belum mengetahui bagaimana hukum mim mati tersebut jadi mengetahuinya secara lengkap, dan tentunya anda juga akan dapat membaca ayat – ayat Al Qur’an dengan lafadz yang benar sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Advertisement

Hukum Bacaan Mim Mati
Hukum Bacaan Mim Mati Dalam Ilmu Tajwid

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, hukum mim mati itu terdiri dari tiga jenis, yaitu Ikhfa Syafawi, Idzhar Syafawi, dan Idgham Mithlain. Untuk penjelasan lengkapnya dari ketiga hukum mim mati tersebut adalah sebagai berikut.

Hukum Ikhfa Syafawi, apabila huruf hijaiyah mim mati (مْ) bertemu dengan huruf ba (ب), maka untuk cara pembacaannya adalah harus dibaca samar – sama pada bagian bibir serta didengungkan. Untuk contoh bacaan Ikhfa Syafawi adalah sebagai berikut (فَاحْكُم بَيْنَهُم) (تَرْمِيهِم بِحِجَارَةٍ) (وَكَلْبُهُم بَاسِطٌ)

Hukum Idzhar Syafawi, apabila huruf mim mati (مْ) bertemu dgn huruf hijaiyah selain mim (مْ) serta ba (ب), maka untuk cara membacanya ialah dibaca dengan lafadz yang jelas pada bibir serta mulut dalam kondisi tertutup. Untuk contoh bacaan Idzhar Syafawi adalah sebagai berikut (لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ) (تَمْسُونَ)

Hukum Idgham Mithlain atau yang dikenal pula dengan Idgham Mimi, ialah apabila huruf mim sukun (مْ) bertemu dgn huruf mim (م), maka cara membacanya adl seperti menyuarakan mim rangkap atau ditasyidkan serta wajib dibaca mendengung. Adapun untuk contoh bacaan Idgham Mithlain adalah sebagai berikut (أَم مَنْ) (كَمْ مِن فِئَةٍ)

Jadi kesimpulan untuk hukum bacaan mim mati itu ada yang dibaca samar – samar serta mendengung dan adapula yang dibaca dengan jelas, tergantung dari huruf mim mati tersebut bertemu dengan huruf hijaiyah yang mana. Dan saya rasa sudah cukup sekian saja dulu untuk penjelasan mengenai Hukum Bacaan Mim Mati Dalam Ilmu Tajwid Lengkap dari saya untuk hari ini, semoga saja sedikit penjelasan mengenai ilmu tajwid yang baru saja saya sampaikan tadi itu dapat manfaat.

Jika diantara anda – anda sekalian sekiranya masih ingin kembali mengetahui beberapa pembahasan lainnya lagi yg sudah pernah saya sajikan beberapa waktu lalu, mungkin anda akan merasa tertarik untuk mencoba melihat contoh alif lam syamsiah yg beberapa waktu baru saja saya bagikan. Barang kali saja diantara anda – anda sekalian ini ada yang merasa sedang mencari – cari pembahasan tersebut sekarang ini.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya bagi anda untuk mencoba melihat kembali pembahasan yg beberapa waktu lalu itu telah saya sajikan kepada anda – anda sekalian sebelumnya. Namun bagi anda – anda yg sekiranya merasa sudah mengetahui pembahasan akan hal tersebut, maka saya sarankan kepada anda untuk melihat – lihat kembali beberapa pembahasan lainnya yang sudah pernah saya sajikan sebelumnya kepada anda.

Save

Advertisement