Bagaimana Hukum Bayi Tabung Dalam Islam Secara Lengkap

Advertisement

Bagaimana Hukum Bayi Tabung Dalam Islam | Setiap pasangan suami istri pastinya ingin memiliki seorang anak atau keturunan, namun tidak semua pasangan suami istri itu bisa langsung diberikan keturunan. Ada yg harus menunggu dalam waktu yg lama, baru diberikan keturunan. Dan adapula pasangan yg cepat diberi keturunan atau anak. Namun adapula pasangan suami istri yg sama sekali tidak diberi keturunan selama masa pernikahan mereka hingga bertahun-tahun.

Dan untuk pasangan yg mungkin hingga bertahun-tahun belum memiliki keturunan, pastinya mereka akan berusaha melakukan segala cara untuk bisa mendapatkan keturunan. Dan salah satu cara untuk bisa mendapatkan keturunan secara medis ialah melalui proses bayi tabung. Pengertian bayi tabung adalah sebuah metode utk mengatasi permasalahan kesuburan pada saat metode lainnya yg sudah dicoba itu tidak berhasil.

Proses bayi tabung sendiri menggunakan teknik pembuahan, dimana sel telur atau ovum tersebut dibuahi diluar dari tubuh sang wanita atau istri. Untuk dapat melakukan proses ini biasanya pasangan suami istri tersebut harus berkonsultasi terlebih dulu terhadap dokter spesialis kandungan. Namun bagaimana hukum bayi tabung itu sendiri menurut pandangan islam, karena akan terdapat perbedaan pendapat pastinya mengenai hukum bayi tabung tersebut.
hukum bayi tabung
Bagi anda yg mungkin sekarang ini belum mengetahui apa hukum bayi tabung dalam islam itu sendiri, maka sekarang ini anda sedang berada pada tempat yg sangat tepat. Karena untuk hari ini saya ingin mencoba menjelaskan tentang hukum bayi tabung dalam islam kepada anda-anda sekalian. Sehingga untuk anda yg mungkin sekarang ini belum mengetahui hukum bayi tabung tersebut jadi mengetahui bagaimana hukum bayi tabung tersebut.

Terutama untuk anda para pasangan suami istri yg mungkin sekarang ini belum diberikan keturunan oleh Allah SWT, dan anda kebetulan ingin mencoba melakukan program bayi tabung. Maka dari itu saya menyarankan kepada anda untuk melihat terlebih dulu mengenai penjelasan hukum bayi tabung menurut islam yg pada kesempatan ini akan saya bahas. Sehingga nantinya hal tersebut bisa menjadi acuan bagi anda untuk melakukan proses bayi tabung tersebut.

Hukum Bayi Tabung Dalam Islam

Terdapat dua macam hal yg menjadikan proses bayi tabung itu dihalalkan dalam islam, dimana dua macam hal tersebut adalah

Advertisement

  • Sperma yg diambil tersebut merupakan sperma sang suami serta indung telurnya dari sang istri, kemudian dicangkokan atau disemaikan kedalam rahim sang istri.
  • Sperma sang suami diambil lalu di suntikan secara langsung kedalam rahim istri utk disemaikan.

Namun terdapat beberapa hal yg menjadikan hukum bayi tabung itu haram dalam islam, dan beberapa hal tersebut diantaranya adalah

  • Sperma yg diambil berasal dari suaminya, lalu disemaikan kedalam indung telur perempuan lain yg bukan merupakan istrinya. Setelah itu dicangkokan pada rahim istrinya.
  • Sperma yg diambil itu bukan berasal dari suaminya atau dari laki-laki lain, lalu disemaikan kedalam indung telur istrinya dan dicangkokan kedalam rahimnya.
  • Indung telur dan sperma di ambil dari pasangan suami istri, kemudian dicangkokan kepada wanita lain yg bersedia untuk mengandung benih mereka tersebut.
  • Indung telur dan sperma berasal dari wanita dan laki-laki lain, kemudian dicangkokan kedalam rahim sang istri.

Rasulullah SAW pernah bersabda yg bunyinya :”Tidak boleh orang yg beriman kepada Allah SWT dan hari akhir menyirami air spermanya kpd tanaman orang lain (vagina wanita bukan istrinya). (HR. At Tirmidzi dan Abu Daud yg dipandang shahih oleh Ibnu Hibban). Dan demikian, kesimpulan hukum bayi tabung dalam islam itu sendiri dihalalkan apabila proses bayi tabung itu sendiri diambil sperma dan indung telur pasangan suami istri yg sah.

Apabila salah satu dari kedua hal tersebut bukan berasal dari pasangan suami istri yg sah, maka hukum bayi tabung itu sendiri menjadi haram. Dan saya rasa sudah cukup sekian saja dulu untuk pembahasan Bagaimana Hukum Bayi Tabung Dalam Islam Secara Lengkap, bagi anda yg kiranya ingin melakukan proses bayi tabung. Semoga saja anda dapat melakukan proses bayi tabung sesuai dengan apa yg telah ditentukan oleh agama setelah anda melihat penjelasan hukum bayi tabung yg baru saja saya sajikan diatas tadi.

Dan bagi anda yg kiranya mungkin merasa masih ingin kembali melihat-lihat beberapa penjelasan lainnya yang berhubungan dengan hukum islam, mungkin anda akan tertarik untuk baca juga hukum selingkuh dalam islam. Barang kali saja diantara anda-anda sekalian ini masih ada yg belum mengetahui apakah hukum selingkuh itu sendiri. Maka dari itu alangkah baiknya apabila anda mencoba untuk melihat kembali pembahasan yg sudah pernah saya berikan sebelumnya itu.

Advertisement