Macam Macam Puasa Sunnah dan Niatnya Yang Dianjurkan

Advertisement

Macam Macam Puasa Sunnah | Pengertian puasa dalam islam adalah menahan diri dari makanan serta minuman dan pula segala perbuatan yang dpt membatalkan puasa dimulai saat terbitnya fajar sampai dengan terbenamnya matahari dgn membaca niat puasa sesuai yg telah diperintahkan didalam kita suci Al Qur’an. Salah satu manfaat puasa diantaranya adalah menanamkan sikap baik serta menahan hawa nfasu seseorang.

Adapun manfaat puasa untuk kesehatan diantaranya adalah dpt menggantikan sel – sel yg rusak didalam tubuh dgn sel – sel yang baru. Dengan berpuasa juga dpt meningkatkan kembali pertubuhan hormon mencapai 2000 persen pada kaum laki-laki dan 1300 persen untuk perempuan. Hormon pertumbuhan inilah yang nantinya akan memfasilitasi pembakaran cadangan lemak didalam tubuh kita selama kita sedang berpuasa.

Dan dengan peningkatannya hormon tersebut juga dapat menjadikan tingkat penuaan dini itu menjadi berkurang. Ketika kita berobat ke dokter dengan pemeriksaan kadar glukosa darah, maka pasien akan sering kali untuk disyaratkan berpuasa terlebih dulu. Oleh karena itu, terdapat banyak sekali manfaat puasa yang bisa kita dapatkan apabila kita mengerjakannya, selain kita mendapatkan manfaat puasa dari segi agama. Kita juga bisa mendapatkan manfaat puasa dari sisi kesehatan.

Pada kesempatan hari ini, saya ingin mencoba utk memberikan beberapa pembahasan mengenai macam macam puasa sunnah untuk anda. Barang kali saja diantara anda-anda sekalian ini ada yang ingin mengerjakan puasa sunnah, karena ketika kita ingin berpuasa ramadhan. Maka kita harus menunggu selama satu tahun, karena bulan ramadhan itu sendiri datangnya satu tahun sekali. Sehingga untuk anda yang ingin berpuasa maka anda dapat mengerjakan puasa – puasa sunnah.

Untuk anda yang kiranya ingin mengerjakan puasa sunnah namun anda belum mengetahui macam macam puasa sunnah apa saja yang ada, maka alangkah baiknya apabila anda melihat terlebih dulu penjelasan mengenai macam macam puasa sunnah yang pada kesempatan sekarang ini akan saya sajikan kepada anda-anda sekalian. Sehingga anda akan dapat mengerjakan puasa sunnah tersebut ketika anda sudah mengetahui macam macam puasa sunnah yang ada.

Advertisement

macam macam puasa sunnah dan niatnya
Macam Macam Puasa Sunnah dan Niatnya

1. Puasa Sunnah Arafah

Puasa arafah adalah salah satu dari puasa sunnah yg dikerjakan ketika hari kesembilan di bulan dzulhijah untuk orang-orang yg tidak mengerjakan ibadah haji. Dalam sebuah sabda Rasulullah SAW mengatakan :”Tiada amal yg soleh yg dilakukan pd hari – hari lain yg lebih disukai dari pada hari – hari ini (sepuluh hari pertama dlm bulan Dzuhijjah).” (HR. Bukhari)

Dan dlm Taudhih Al Akham, Asy Syaikh Abdullah Al Bassam mengatakan :”Puasa hari arafah adl puasa sunnah yg palin gutama berdasarkan ijma’ para ulama”.

Untuk niat puasa sunnah arafah sendiri adalah sebagai berikut : “Nawaitu ashoumul arafah lilyaumil ghoddi lillahi Ta’ala.” artinya “Saya niat puasa Arafah , sunnah karena Allah ta’ala”.

2. Puasa Sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah

Pada sepuluh hari pertama dalam bulan dzulhijjah, setiap umat Islam dianjurkan utk lebih memperbanyak amalan ibadahnya seperti misalnya memperbanyak dzikir, istighfar, dan amalan-amalan ibadah lainnya. Dan amalan yang paling dianjurkan adalah ibadah puasa sunnah. Seperti yang telah dijelaskan pada sabda Rasulullah SAW berikut ini :” Tiada sebarang hari pun yg lebih disukai Allah dimana seseorang hamba beribadah dalam hari – hari itu dari pada ibadah yg dilakukannya di dlm sepuluh hari Dzulhijjah. Puasa sehari didalam hari itu menyamai pausa setahun dan qiamulail (menghidupkan malam) di dlm hari itu seumpama qiamulail setahun”.

Dan didalam sebuah hadits yg diriwayatkan oleh Hunaidah bin Khalid, dari isterinya, dari beberapa isteri Nabi Muhammad SAW mengatakan :”Sesungguhnya Rasulullah SAW melakukan puasa sembilan hari di awal bulan Dzulhijjah, di hari Asyura serta tiga hari di setiap bulan itu hari isnin yg pertama dan dua hari khamis yg berikutnya.” (HR. Imam Ahmad dan An Nasa’i)

3. Puasa Sunnah Tasu’a

Puasa Tasu’a sendiri adalah puasa sunnah yg dikerjakan pd tanggal 9 muharam. Puasa ini dilakukan utk mengiringi puasa yg dilakukan keesokan harinya yaitu tgl 10 muharam. Sebuah sabda Rasulullah SAW dari Ibnu Abbas R.A. mengatakan :” Wahai Rasulullah, sesungguhnya tgl 10 muharam itu, hari yg diagungkan orang yahudi dan nasrani.” Lalu Beliau menjawab :”Jika datang tahun depan, Insya Allah kita akan puasa tanggal 9 muharam.” Ibnu Abbas berkata :”Namun belum sampai menjumpai tahun depan, Rasulullah SAW telah wafat.” (HR. Muslim)

Sedangkan bacaan niat puasa sunnah tasu’a adalah sebagai berikut “Nawaitu sauma gadhin min yaumi tasu’a sunnatan lillahi ta’ala.” yang artinya “Aku berniat puasa Sunnah Tasu’a karena Allah Ta’ala.”

4. Puasa Sunnah Asyura (10 Muharam)

Puasa sunnah asyura adalah puasa sunnah yg dikerjakan setelah kita mengerjakan puasa tasu’a. Dari Abu Hurairah R.A. berkata Rasulullah SAW bersabda yg bunyinya :” Seutama-utama puasa setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Muharam, dan seutama-utama sholat sesudah sholat fardhu ialah sholat malam.” (HR. Muslim)

Sebuah hadits dari Al Anshari R.A. mengatakan :” Rasulullah SAW pernah ditanya mengenai puasa pd hari Asyura, kemudian Beliau menjawab:”Ia akan menghapus dosa – dosa sepanjang tahun yg telah berlalu.” (HR. Muslim)

Adapun untuk bacaan niat puasa Asyura sendiri adalah sebagai berikut “Nawaitu sauma ghodin min yaumi ‘asyura sunnattan lillahi ta’ala.” yang artinya “Aku berniat puasa sunnah Asyura’, karena Allah ta’ala.”

5. Puasa Sunnah Syawal

Puasa syawal adalah salah satu dari puasa sunnah yang dikerjakan pd enam hari bulan syawal yg merupakan sunnah Nabi Muhammad SAW, untuk waktu pelaksanaan puasa sunnah ini dpt dikerjakan secara berurutan ataupun secara terpisah. Dan keutamaan puasa syawal itu sendiri diantaranya adalah sesuai dengan sabda Rasulullah SAW sebagai berikut :”Siapa saja yg berpuasa ramadhan, kemudikan diikuti puasa enam hari bulan syawal. Maka itulah puasa satu tahun.” (HR. Ahmad dan Muslim)

Untuk bacaan niat puasa sunnah syawal adalah sebagai berikut “Nawaitu sauma ghodin an sittatin min syawalin sunattan lillahi taala.”

6. Puasa sunnah senin kamis

Diantara anda-anda sekalian pastinya sudah tidak asing dengan puasa sunnah yang satu ini, karena puasa sunnah ini yang umumnya banyak dikerjakan para umat muslim. Dan Rasulullah SAW juga paling sering mengerjakan puasa sunnah yang satu ini, dimana dijelaskan dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah R.A. yg bunyinya :”Bahwasannya Rasulullah SAW adl orang yg paling banyak berpuasa pd hari senin dan kamis.” Dan pada saat Rasulullah SAW ditanya alasannya, kemudian Beliau menjawab :”Sesungguhnya segala amal perbuatan dipersembahkan pd hari senin dan kamis, maka Allah akan mengampuni dosa setiap umat muslim atau setiap mukim, kecuali dua orang yg bermusuhan.” Maka Allah SWT berfirma :”Tangguhkan keduanya.” (HR. Ahmad)

Rasulullah SAW juga pernah bersabda yang bunyinya :”Segala amal perbuatan manusia pada hari senin dan kamis akan diperiksa oleh Malaikat, karena itu aku senang ketika amal perbuatanku diperiksa aku dalam kondisi berpuasa.” (HR. Tirmidzi)

Untuk bacaan niat puasa senin kami adalah sebagai berikut

“NAWAITU SAUMA YAUMAL ITSNAII SUNNATAN LILLAHI TANA’ALA” yang artinya “Saya niat puasa hari Senin, sunnah karena Allah ta’ala.”
“NAWAITU SAUMA YAUMAL KHOMIISI SUNNATAN LILLAHI TAA’ALA” yang artinya “Saya niat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah ta’ala.”

7. Puasa Sunnah Daud

Puasa daud adalah puasa sunnah yg dikerjakan secara selang – seling, dimana satu hari berpuasa dan sehari tidak berpuasa. Sebuah hadits dari Abdullah bin Amru R.A. mengatakan jika Rasulullah SAW bersabda :”Maka berpuasalah engkau sehari dan berbuka sehari, inilah yg dinamakan puasa daud alaihissalam dan ini adalah puasa yg paling afdhal. lalu Aku berkata :”Sesungguhnya aku mampu utk berpuasa lebih dari itu, kemudian Rasulullah SAW berkata :”Tidak ada puasa yg lebih afdhal dari itu.” (HR. Bukhari)

Untuk niat puasa sunnah daud adalah sebagai berikut “Nawaitu shauma daawuda sunnatal lillahi ta’aala.” Yang artinya “Saya niat puasa Daud, sunnah karena Allah ta’ala.”

8. Puasa Sunnah Sya’ban

Rasulullah SAW bersabda :”Adalah Rasulullah SAW berpuasa kami katakan Beliau tidak pernah berbuka, dan Beliau berbuka sampai kami katakan Beliau tidak pernah berpuasa. Saya tidak pernah melihat Rasulullah menyempurnakan puasa satu bulan penuh kecuali ramadhan. Dan saya tidak pernah melihat Beliau berbpuasa lebih banyak dari bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari, Muslim, dan Abu Dawud)

Sebuah hadits dari usamah bin Zaid R.A. mengatakan :”Saya berkata :”Ya Rasulullah, saya tidak pernah melihatmu berpuasa dlm satu bulan dari bulan – bulan yg ada seperti puasaMu dibulan Sya’ban.” Kemudian Beliau bersabda :”Itulah bulan yg manusia lalai darinya antara rajab dan ramadhan. dan merupakan bulan yg didalam diangkat amalan-amalan kepada Rabbul ‘Alamin. Dan saya menyukai amal saya diangkat, sedangkan saya dlm keadaan berpuasa.” (HR. Nasa’i)

Adapun untuk niat puasa sya’ban itu sendiri adalah sebagai berikut “Nawaitu sauma syahri syahban lillahi ta’ala” yang artinya “Saya niat puasa bulan sya’ban , sunnah karena Allah ta’ala.”

Demikian itu untuk beberapa Macam Macam Puasa Sunnah dan Niatnya Yang Dianjurkan yg sekiranya saya dapat berikan kepada anda-anda sekalian, semoga saja dari sedikit penjelasan mengenai macam macam puasa sunnah yang baru saja saya sajikan kepada anda-anda sekalian diatas tadi itu dapat memberikan manfaat yang sangat besar kepada anda-anda sekalian. Dan bagi anda yang sekiranya masih ingin kembali mengetahui beberapa pembahasan lainnya lagi yg sudah pernah saya berikan.

Maka tidak ada salahnya apabila anda mencoba untuk kembali baca juga keistimewaan bulan ramadhan, siapa tahu saja diantara anda-anda sekalian ini masih ada yang belum mengetahui apa saja keistimewaan dari bulan ramadhan itu sendiri. Maka tidak ada salahnya bukan apabila anda mencoba untuk kembali melihat pembahasan yang pada kesempatan sebelumnya itu sudah pernah saya berikan kepada anda-anda sekalian.

Namun untuk anda yg sekiranya merasa sudah mengetahui pembahasan tersebut, maka alangkah baiknya apabila anda mencoba kembali utk melihat beberapa pembahasan lainnya lagi dari saya yg pada kesempatan sebelumnya itu sudah pernah diberikan. Mungkin saja dari beberapa pembahasan yang sudah pernah saya berikan tersebut akan ada yang sesuai dengan pembahasan yang sekarang ini ingin anda ketahui.

Advertisement