Pengertian dan Pembagian Mazhab Fiqih Dalam Islam

Advertisement

Pengertian dan Pembagian Mazhab Fiqih | Pengertian mazhab menurut bahasa adalah jalan yg dilalui serta dilewati, sesuatu yg menjadi tujuan seseorang baik itu konkrit ataupun abstrak. Kata mazhab itu sendiri berasal dari bahasa arab yaitu Madzhab. Sesuatu yg dikatan mazhab utk seseorang pada saat cara ataupun jalan tersebut menjadi sebuah ciri khasnya. Sedangkan pengertian mazhab menurut para ulama dan ahli agama Islam adalah metode yg dibentuk setelah melalui sebuah pemikiran serta penelitian. Kemudian orang tersebut menjalankannya sebagai pedoman yg memiliki batasan-batasan jelas.

Sedangkan untuk pengertian madzhab menurut ulama fiqih adalah sebuah metodologi fiqih khusus yg dijalani oleh seorang ahli fiqih mujtahid, yg berbeda dgn ahli fiqih lainnya. Yg menghantarkannya memilih sejumlah hukum dlm kawasan ilmu furu’. Dan pada kesempatan sekarang ini, saya ingin memberikan sedikit penjelasan mengenai pembagian mazhab fiqih, karena terdapat beberapa mazhab di indonesia yang ada sekarang ini.

Sehingga untuk anda yang belum mengetahui macam macam mazhab itu sendiri, maka anda dapat melihat pembagian mazhab yang pada kesempatan hari ini akan saya sajikan untuk anda. Karena sangatlah penting bagi kita untuk mengetahui mazhab di indonesia, agar kita bisa mengikuti pendapat yang sesuai perintah dan ajaran Rasulullah SAW. Karena ada beberapa mazhab yang telah menjalankan ajaran yang terbilang cukup melenceng dari yang telah diajarkan Rasul.

Untuk anda yang sekiranya ingin mengetahui macam macam mazhab di Indonesia secara lengkap, maka anda harus melihat pembahasan pembagian mazhab fiqih yang pada kesempatan hari ini akan saya bahas. Dan bagi anda yang ingin mengetahui secara lengkap pembagian mazhab fiqih secara lengkap, maka kita dapat melihat macam macam mazhab tersebut secara lengkap yg akan saya coba sajikan untuk anda-anda sekalian dibawah ini.

pengertian dan pembagian mazhab fiqih
Pembagian Mazhab Fiqih Dalam Islam

Mazhab itu sendiri terbagi atas dua kalangan, yaitu kalangan Sunni dan Syi’ah. Dimana kalangan Sunni ini dikenal juga dengan sebutan Ahlul Sunnah yaitu mereka – mereka yang senantiasa tegak diatas Islam yang didasarkan dari Al Qur’an dan Hadits yg sahih dgn pemahaman dari para sahabat, tabi’in dan juga tabi’ut tabi’in. Dan kalangan mazhab berikutnya adalah Syi’ah, secara bahasa Syi’ah memiliki makna bentuk tunggal, sedangkan utk bentuk jamak-nya adalah Syiya’an yg menunjuk kepada pengikut dari sekte tersebut.

Advertisement

Untuk kalangan Sunni, terdapat empat mazhab yg paling banyak diikuti, yang diantaranya adalah mazhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hambali. Ke empat mazhab yg mereka miliki adalah valid utk diikuti. Dikalangan Sunni, terdapat pula kalangan Salafiyah yg menggunakan semua mazhab dgn dalil yg kuat sebagai pedoman didalam menjalankan ritual keagamaan serta lainnya.

1. Mazhab Hanafi

Mazhab ini didirikan oleh Imam Abu Hanafi, dimana mazhab ini merupakan mazhab yang paling dominan digunakan didunia Islam dengan prosentase 45%. Penganut mazhab ini kebanyakan terdapat didaerah Asia Selatan seperti pakistan, bangladesh, india, maladewa, dan juga sri lanka. Untuk daerah Mesir bagian utara, syria, irak, palestina, dan juga libanon kebanyakan menganut mazhab campuran antara mazhab Syafi’i dan Hanafi.

2. Mazhab Maliki

Mazhab ini didirikan oleh Imam Maliki, dengna prosentase yg mengikuti mazhab ini adalah 25% kaum muslim diseluruh dunia. Mazhab Maliki ini lebih banyak di ikuti di negara Afrika barat serta utara. Mazhab ini memiliki keunikan dgn memberikan tata cara hidup penduduk madinah sebgai sumber hukum, karena Nabi Muhammad SAW hijrah, hidup, serta meninggal disana. Dan terkadang kedudukannya dianggap lebih tinggi dari pada Hadits.

3. Mazhab Syafi’i

Mazhab ini dinisbatkan kpd Imam Syafi’i, dengan prosentase penganut kurang lebih 28% kaum muslim di seluruh dunia. Untuk pengikutnya kebanyakan dari negara Indonesia, Syira, Turki, Mesir, Iran, Yaman, Somalia, Thailand, Vietnam, Kamboja, Singapura, Sri Lanka, Filipina, dan menjadi mazhab resmi di negara Brunei dan Malaysia.

4. Mazhab Hambali

Mazhab ini dimulai oleh para murid Imam Ahmad bin Hambali, mazhab ini sendiri diikuti sekitar 5% dari seluruh umat muslim di dunia. Dengan kebanyakan penganut mazhab ini berada diaerah semenanjung arab. Mazhab hambali jg merupakan mazhab yang sekarang ini dianut oleh kaum islam di Saudi Arab.

Sedangkan untuk mazhab dari kalangan Syi’ah ini terdapat tiga mazhab, yang diantaranya adalah mazhab Ja’fari, Ismailiyah, dan Zaidiyah. Pada masa awal perkembangannya, kalangan ini memiliki banyak aliran. Namun seiring dengan berjalannnya waktu, hanya tinggal tiga mazhab itu saja. Keyakinan utama kalangan Syi’ah, Ali bin Abi Thalib serta anak cucunya yg dianggap berhak utk memegang kepemimpinan sebagai Khalifah serta imam bagi kaum muslimin.

1. Mazhab Ja’fari

Mazhab Ja’fari atau yg dikenal pula dengan Mazhab Dua Belas Imam (Itsna ‘Asyariah) merupakan mazhab yg paling banyak dianut oleh kalangan Syi’ah. dinisbatkan kpd Imam ke enam yaitu Ja’far ash Shadiq bin Muhammad bin Ali bin Husain bin Ali bin Abi Thalib. Keimanan tersebut kemudian berlanjut sampai Muhammad Al Mahdi bin Hasan Al sykari bin Ali Al Hadi bin Muhammad Al Jawad bin Ali ar Ridha bin Musa al Kahzim bin Ja’far ash Shadiq. Mazhab ini jg menjadi mazhab resmi untuk negara Republik Islam Irak.

2. Mazhab ismailiyah

Mazhab ismaili atau dikenal pula dengan Mazhab Tujuh Imam berpendapat jika Ismail bin Ja’far merupakan imam pengganti ayahnya yaitu Jafar as Shadiq. Dan bukan saudaranya yaitu Musa al Kadzim. Mazhab ini dinisbatkan kpd Ismail bin Ja’far ash Shidiq bin Muhammad bin Ali bin Husain bin Ali bin Abi Thalib. Garis Imam Ismailiyah sampai kpd Imam – Imam Aga Khan yg mengakui sebagai keturunannya.

3. Mazhab Zaidiyah

Mazhab Zaidi atau dikenal pula dengan Mazhab Lima Imam berpendapat jika Zaid bin Ali adalah pengganti yg berhak atas keimanan dari ayahnya yaitu Ali Zainal Abidin. Dari pada saudara tirinya yaitu Muhammad al Baqir. Mazhab ini dinisbatkan kpd Zaid bin Ali bin Husain bin Ali bin Abi Thalib. Setelah kematian dari Imam yg ke empat yaitu Ali Zainal Abidin, yg ditunjuk menjadi Imam pengganti selanjutnya adl anak sulungnya yg bernama Muhammad al Baqir, yg kemudian diteruskan kpd Ja’far ash Shidiq. Zaid bin Ali menyatakan jika Imam itu harus melawan penguasa yg zalim dengan pedang. Setelah Zaid bin Ali syahid pd masa Bani Umayyah, dia digantikan oleh anaknya yaitu Yahya bin Zaid.

Sekiranya hanya itu saja untuk penjelasan mengenai Pengertian dan Pembagian Mazhab Fiqih Dalam Islam yg dapat saya sajikan, mohon maaf atas kesalahan atau penjelasan yg sebelumnya saya tuliskan. Dan semoga saja dari pembahasan tentang pembagian mazhab fiqih dari saya ini dpt memberikan manfaat yang sangat besar bagi anda-anda sekalian. Dan bagi anda yg kiranya mungkin merasa masih ingin kembali mengetahui beberapa pembahasan lainnya lagi.

Mungkin anda akan merasa tertarik untuk mencoba melihat juga niat sholat menjadi imam dan makmum, barang kali saja diantara anda-anda sekalian ini masih ada yg belum mengetahui bagaimana bacaan niat sholat tersebut. Oleh karena itu, tidak ada salahnya bukan jika anda mencoba untuk kembali melihat pembahasan yg pada kesempatan sebelumnya itu sudah pernah saya berikan. Jika anda kiranya merasa sudah mengetahui bagaimana bacaan niat sholat tersebut.

Maka alangkah baiknya apabila anda mencoba untuk kembali melihat-lihat beberapa pembahasan lainnya yg pada kesempatan sebelumnya sudah pernah saya berikan pula kepada anda. Siapa tahu saja dari salah satu pembahasan yg sudah pernah saya berikan sebelumnya itu akan ada yg pas dengan pembahasan yg memang sedang dicari anda. Atau mungkin jg anda dpt mencoba kembali mengunjungi doaharian.info lain waktu, agar anda bisa mendapatkan update pembahasan terbaru dari saya berikutnya.

Advertisement