Pengertian Perbedaan Nabi Dan Rasul Menurut Islam

Advertisement

Perbedaan Nabi Dan Rasul | Pengertian Nabi adalah seorang laki – laki yg diberikan wahyu oleh Allah SWT dan tidak mewajibkannya untuk menyampaikankan kepada umatnya. Sedangkan secara etimologi, kata Nabi itu berasal dari kata naba yg memiliki makna “dari tempat yg tinggi”. Oleh karena itu, orang “yg ditempat tinggi” semestinya punya penglihatan ke tempat yg jauh atau prediksi masa depan yg disebut sebagai Nubuwwah.

Menurut Al Qur’an, terdapat beberapa orang yg menjadi Nabi, dan Nabi pertama ialah Nabi Adam dan yg terakhir adalah Nabi Muhammad SAW yg ditugaskan utk menyampaikan ajaran Islam serta peraturan yg khusus kpd manusia di zamannya sehingga manusia siap utk menghadapi hari kiamat. Disebutkan, terdapat 25 Nabi sekaligus Rasul, namun adapula Nabi lainnya seperti dalam kisah Khidir bersama Musa yg tertulis dalam surat Al Kahf ayat 66-82.

Dan terdapat pula kisah Uzayr dan Syamuil, dan juga Nabi – Nabi yg tertulis dalam Hadits dan juga Al Qur’an seperti misalnya Yusya’ bin Nun, Iys, dan juga Syits. Adapun beberapa perdebatan mengenai orang suci yg dianggap sebagai seorang Nabi ataukah hanya seorang wali diantaranya adalah Luqman al Hakim yg terdapat dalam surat Luqman. Dan dikatakan pula terdapat 124 ribu orang Nabi yg disebutkan dalam hadits Muhammad.

Sedangkan pengertian Rasul adalah seseorang yg mendapatkan wahyu dari Allah SWT dgn suatu syari’at dan dia diperintahkan utk menyampaikan dan mengamalkannya. Dan setiap Rasul itu sudah pasti Nabi, namun belum tentu seorang Nabi itu adalah Rasul. Oleh karena itu, jumlah Nabi itu jauh lebih banyak bila dibandingkan dengan jumlah Rasul. Menurut syariat Islam, terdapat 312 Rasul sesuai dgn hadits yg disebutkan oleh Muhammad yg diriwayatkan oleh At Turmudzi.

Menurut Al Qur’an, Allah SWT telah mengirimkan banyak Nabi kpd umat manusia, seorang Rasul memiliki tingkatan lebih tinggi karena menjadi pemimpin umat, sementara Nabi tidak diharuskan utk menjadi pemimpin. Adapun beberapa Rasul yg memiliki julukan sebagai Ulul Azmi diantaranya adalah Musa, Nuh, Ibrahim, Isa, dan Muhammad. Mereka disebut – sebut memiliki tingkatan tertinggi diantara kalangan Rasul. Adapun untuk Rasul yg terbanyak diutus oleh Allah SWT kpd Bani Israel adalah Musa yg berakhir pada Isa dan diantara keduanya itu terdapat seribu Nabi.

Advertisement

Perbedaan Nabi Dan Rasul
Perbedaan Nabi Dan Rasul Menurut Islam

Dan pada kesempatan hari ini, saya ingin memberikan sedikit penjelasan mengenai perbedaan Nabi dan Rasul. Barang kali saja diantara anda – anda sekalian ini masih ada yg belum mengetahui apa saja perbedaan Nabi dan Rasul, oleh karena itu tidak ada salahnya bagi anda – anda sekalian ini utk melihat terlebih dulu pembahasan yg akan coba saya sajikan kepada anda – anda sekalian hari ini. Agar anda bisa mengetahui perbedaan Nabi dan Rasul secara lengkap.

Para ulama menyebutkan jika terdapat banyak perbedaan antara Nabi dan Rasul, akan tetapi hari ini saya hanya memberikan sedikit penjelasannya saja. Karena terdapat banyak sekali perbedaannya jika dijabarkan secara terperinci, adapun untuk beberapa perbedaannya adalah sebagai berikut.

  • Jenjang kerasulan jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan jenjang kenabian.
  • Rasul diutus kpd kaum yg kafir, sedangkan Nabi diutus kpd kaum yg telah beriman.
  • Para Rasul diutus dgn membawa syari’at yang baru, sedangkan para Nabi hanya mengikuti syari’at yg telah ada sebelumnya.
  • Seluruh Rasul diselamatkan dari percobaan pembunuhan oleh umatnya, akan tetapi sebagian para Nabi pernah dibunuh oleh umatnya.
  • Para Nabi tidak wajib menyampaikan wahyu yang diberikan Allah kepada umatnya, sedangkan Rasul diwajibkan atau diperintahkan utk menyampaikan serta mengamalkan wahyu yang diberikan Allah SWT.

Ibnu Katsir berkata jika, Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari sebuah hadits sahabat Abu Ubaidah, dia mengatakan jika umat Yahudi pernah membunuh 43 Nabi sekaligus dipagi hari, setelah itu ada sekelompok orang shalih yg menentang pembunuhan tersebut, akan tetapi disore harinya sekelompok orang shalih tersebut dibunuh pula oleh mereka.

Beberapa Kriteria Nabi dan Rasul

Adapun beberapa kriteria yang harus dipenuhi sebagai Nabi dan Rasul diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Dipilih serta diangkat oleh Allah SWT.
  • Mendapatkan mandat atau wahyu dari Allah SWT.
  • Bersifat cerdas.
  • Dari umat Bani Adam atau Manusia.
  • Nabi dan Rasul adalah seorang laki – laki.

Saya rasa cukup sekian saja dulu untuk penjelasan mengenai Pengertian Perbedaan Nabi Dan Rasul Menurut Islam yg pada kesempatan hari ini dpt saya sampaikan kpd anda – anda sekalian, semoga saja dari sedikit penjelasan mengenai pengertian Nabi dan Rasul serta perbedaannya itu dapat menambah pengetahuan bagi anda – anda sekalian. Adapun untuk anda – anda yg kiranya mungkin masih ingin kembali mengetahui beberapa pembahasan lainnya lagi.

Maka dari itu tidak ada salahnya apabila anda – anda sekalian itu coba kembali baca juga nama nama surga dan neraka, barang kali saja ada diantara anda – anda sekalian ini ada yg belum mengetahui akan pembahasan tersebut. Maka dari itu tidak ada salahnya bagi anda itu utk kembali melihat pembahasan yg sudah pernah saya sajikan sebelumnya, siapa tahu saja pembahasan tersebut dapat membantu anda – anda sekalian.

Namun bagi yg merasa sudah mengetahui pembahasan tersebut, maka alangkah baiknya jika anda – anda sekalian itu coba kembali melihat – lihat beberapa pembahasan lainnya lagi dari saya. Karena beberapa waktu yg lalu itu saya sudah pernah memberikan banyak pembahasan, dan siapa tahu saja salah satu diantara pembahasan – pembahasan yg sudah pernah saya berikan sebelumnya itu ada yang sesuai dengan pembahasan yg sedang dicari anda.

Save

Advertisement