Hukum Puasa Ramadhan Tanpa Sahur Dalam Islam

Advertisement

Puasa Ramadhan Tanpa Sahur | Puasa ramadhan adalah puasa wajib yang dikerjakan seluruh umat Islam di dunia pada saat bulan ramadhan, dimana kita diharuskan utk mengerjakan puasa selama satu bulan penuh. Dan puasa tersebut akan diakhiri dengan mengerjakan sholat idul fitri atau hari raya idul fitri. Dan bukan menjadi rahasia lagi, apabila pada saat bulan ramadhan itu segala amalan ibadah akan dilipat gandakan pahalanya.

Sehingga tidak sedikit orang-orang Islam yang lebih memperbanyak alaman ibadahnya ketika memasuki bulan ramadhan, karena segala amalan ibadanya tersebut akan mendapatkan pahala berlipat. Selain itu, pada saat bulan ramadhan juga terdapat banyak hikmah dan manfaat, menjadikan banyak keistimewaan yang bisa didapatkan selama bulan ramadhan. Dan sudah menjadi tradisi jika sebelum berpuasa itu kita mengerjakan sahur.

Sahur sendiri dilakukan agar pada saat menjalankan ibadah puasa itu menjadi lebih kuat, tanpa adanya halangan atau alasan untuk membatalkan puasa dikarenakan rasa lapar atau sebagainya. Lantas, bagaimana hukum sahur itu sendiri, apakah kita itu diwajibkan untuk makan sahur atau tidak pada saat puasa ramadhan. Bagi anda yang sekiranya mungkin belum mengetahui akan penjelasan hal tersebut dengan lengkap.

Maka alangkah baiknya apabila anda mencoba utk melihat terlebih dulu pembahasan tentang hukum puasa ramadhan tanpa sahur, dengan anda melihat terlebih dulu pembahasan yang pada kesempatan hari ini akan saya sajikan. Maka anda akan mengetahui apakah hukum sahur puasa ramadhan secara lengkap, sehingga bagi anda yang sekiranya mungkin tidak berkesempatan untuk makan sahur apakah anda masih bisa mengerjakan puasa atau tidak.

Untuk anda yang mungkin sudah ingin mengetahui bagaimana hukum makan sahur puasa ramadhan tersebut secara lengkap, maka alangkah baiknya apabila kita melihat bersama-sama pembahasan tersebut secara lengkap yang akan coba saya sajikan kepada anda hari ini. Dengan anda melihat terlebih dulu pembahasan dari saya ini, maka untuk anda yang belum mengetahui hukum dari puasa ramadhan tanpa sahur akan mengetahuinya secara lengkap.

Advertisement

hukum puasa ramadhan tanpa sahur
Hukum Puasa Ramadhan Tanpa Sahur

Hukum makan sahur pada puasa ramadhan itu adalah sunnah, sehingga ketika kita mungkin tidak bangun dari tidur pada saat waktu makan sahur itu diperbolehkan. Asalkan pada saat sebelum tidur kita sudah membaca niat puasa, atau kita terbangun dari tidur sudah hampir memasuki waktu imsak dan tidak sempat untuk makan sahur namun kita masih sempat untuk membaca niat puasa ramadhan. Maka puasa yang kita kerjakan akan tetap sah.

Akan tetapi ketika kita tidak mengerjakan sahur dan kita juga tidak membaca niat puasa, maka puasa yang kita kerjakan tidak akan sah. Semisal kita tidur tanpa membaca niat puasa terlebih dulu, kemudian kita terbangun sudah lewat dari waktunya imsak. Maka anda tidak mengerjakan puasa pada saat hari tersebut, dan anda wajib mengganti puasa yang tida dikerjakan pada saat hari tersebut dilain waktu nantinya setelah selesai bulan ramadhan.

Rasulullah SAW bersabda :”Barang siapa yg tidak menetapkan niat puasa (wajib) sebelum terbit fajar, maka puasanya tidak sah.” (HR. At Tirmidzi dan dinyatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih Sunan At Tirmidzi No. 583)

Maka dari itu, alangkah baiknya apabila pada saat kita akan tidur dibulan ramadhan itu kita membaca niat puasa terlebih dulu untuk hari esok, agar pada saat kita mungkin tidak terbangun pada saat waktu makan sahur atau mungkin kita terbangun pada saat waktu sholat subuh, maka kita masih tetap bisa mengerjakan puasa pada hari tersebut meskipun kita tidak makan sahur. Karena memang hukum makan sahur itu sendiri adalah sunnah.

Dan hal tersebut bertujuan supaya puasa yang kita kerjakan pada saat itu bisa lebih lancar dengan mengisi terlebih dulu perut kita sebelum kita mengerjakan puasa. Dan dengan ini selesai sudah untuk penjelasan mengenai Hukum Puasa Ramadhan Tanpa Sahur Dalam Islam yang sekiranya saya dapat sajikan kepada anda hari ini, semoga saja penjelasan mengenai hukum makan sahur dari saya tersebut bisa memberikan manfaat yg cukup besar bagi anda-anda semuanya.

Untuk anda yang sekiranya mungkin masih ingin kembali melihat-lihat beberapa pembahasan lainnya lagi yang sudah pernah saya berikan sebelumnya, maka alangkah baiknya apabila anda mencoba kembali melihat niat puasa ganti ramadhan. Mungkin saja ada diantara anda-anda sekalian yang pernah bolong puasanya dan maka anda harus mengganti puasa ramadhan yang tidak anda kerjakan tersebut pada lain waktu dengan membaca niat puasa ganti tersebut.

Namun untuk anda yang sekiranya merasa sudah mengetahui bacaan niat puasa ganti tersebut, maka silahkan saja bagi anda utk kembali melihat-lihat beberapa pembahasan lainnya lagi dari saya yang sudah pernah saya berikan sebelumnya untuk anda. Mungkin saja salah satu dari beberapa pembahasan yg sudah pernah saya sajikan kepada anda sebelumnya itu akan ada yang sesuai dengan pembahasan yg memang sedang dicari anda.

Save

Save

Advertisement