Mengenal Hukum Tanda Baca Al Quran Lengkap

Advertisement

Tanda Baca Al Quran | Al Qur’an adalah kitab suci yang utama didalam agama Islam, yg umat muslim percaya jika kitab tersebut diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW secara berangsur – angsur selama 22 tahun, 2 bulan, dan 22 hari melalui perantara Malaikat Jibril yg dimulai sejak tanggal 17 ramadhan. Kitab suci Al Qur’an jg dikenal secara luas sebagai karya seni sastra berbahasa arab terbaik di dunia.

Dan dalam penulisan Al Qur’an ini terdapat berbagai macam harakat yg terdapat pada huruf arab atau hijaiyah sebagai penanda atau cara membaca huruf – huruf tersebut. Sedangkan harakat sendiri adalah tanda baca ataupun diakritik yg ditempatkan pd huruf hijaiyah atau arab utk memperjelas dalam gerakan serta pengucapan dari huruf tersebut, sehingga bacaan tersebut akan memiliki makna sesuai dengan tulisannya.

Dalam beberapa kitab bahasa arab juga terdapat tulisan hijaiyah yang tidak memiliki harakat, dan utk lebih mempermudah orang – orang yg mungkin baru belajar atau pemula, maka digunakanlah harakat atau tanda baca Al Quran. Supaya orang – orang yang baru belajar dalam membaca Al Qur’an itu jauh lebih mudah membacanya. Selain itu, harakat juga digunakan sebagai bentuk penekanan pada sebuah kata, terutama utk kata – kata yang kurang umum. Agar para pembacanya tidak salah dalam membaca.

Bagi anda yang sekiranya sekarang ini masih belajar membaca Al Qur’an dan anda masih belum mengetahui harakat dalam Al Qur’an, maka alangkah baiknya jika anda – anda sekalian ini melihat terlebih dulu penjelasan mengenai tanda baca dalam Al Quran yang pada kesempatan hari ini akan saya sajikan kepada anda – anda sekalian, sehingga bagi anda yang belum memahami tanda baca dalam Al Quran akan dapat mengetahui secara lengkap.

Setelah anda mengetahui tanda baca dalam Al Quran secara benar, maka anda akan dapat membaca Al Qur’an sesuai dengan sebagaimana mestinya. Karena ketika kita salah membaca harakat dalam Al Qur’an, maka makna dari tulisan dalam Al Qur’an itu pun dpt berubah. Oleh karena itu, kita benar – benar harus memahami tanda baca Al Quran tersebut agar makna dari bacaan Al Qur’an yang kita baca itu tidak berubah.

Advertisement

Tanda Baca Al Quran Lengkap
Hukum Tanda Baca Al Quran Lengkap

Adapun beberapa macam harakat atau tanda baca dalam Al Quran adalah sebagai berikut.

Fathah, adalah harakat yg memiliki bentuk seperti garis horizontal kecil ( َ ) yg biasanya berada diatas suatu huruf hijaiyah atau arab yg melambangkan bacaan (a). Pengertian fathah secara harifah itu sendiri adalah membuka, seperti misalnya membuka mulut saat mengucapkan huruf (a). Pada saat salah satu huruf diberi tanda harakat fathah, maka huruf tersebut akan dibaca (a), seperti contohnya huruf lam (ل) ketika diberi tanda fathah (لَ), maka akan dibaca menjadi “la”.

Alif Khanjariah, adalah bentuk harakat dalam huruf hijaiyah yang bentuknya garis vertikal seperti huruf alif kecil ( ٰ ) , harakat ini juga dikenal dgn sebutan mad fathah yg melambangkan bacaan (a) yg cara membacanya agak panjang. Contohnya pada saat huruf lam (ل) diberi tanda alif khanjaraiah, maka huruf tersebut akan berubah menjadi (لاَ) dan dibaca “laa”.

Kasrah, adalah sebuah harakat yg bentuknya seperti garis horizontal kecil ( ِ ) yg diletakan pada bagian bawah huruf hijaiyah, tanda baca dalam Al Qur’an ini melambangkan bacaan (i). Sedangkan secara harifah, pengertian kasrah adalah melanggar. Dan pada saat huruf hijaiyah diberi tanda harakat kasrah, maka bunyi bacaan huruf tersebut menjadi (i), seperti contohnya pada huruf hijaiyah lam (ل), ketika diberi tanda kasrah (لِ), maka huruf tersebut akan dibaca “li”

Dammah, adalah salah satu harakat atau tanda baca dalam Al Qur’an yg bentuknya seperti huruf waw (و) kecil yg diletakan bagian atas huruf hijaiyah, tanda baca dammah ini melambangkan bunyi “u”. Seperti contohnya huruf lam (ل) diberi tanda dammah (لُ), maka huruf tesebut akan dibaca menjadi “lu”.

Sukun, adalah salah satu dari tanda baca Al Quran yang bentuknya seperti huruf ha (ه) kecil yg biasanya akan diletakan diatas huruf hijaiyah, tanda baca ini melambangkan fonem konsonan ataupun huruf mati dari sebuah huruf. Misalnya adalah kata mad (مـَدْ) yg terdiri dari huruf mim yg diberi tanda fathah (مَ) yg bunyinya adalah “ma”, kemudian diikuti dgn huruf dal yg diberi harakat sukun (دْ) yg menghasilkan konsonan “d”, maka cara membacanya menjadi “mad”.

Tasydid, atau yang disebut juga dengan syadadah adalah salah satu bentuk harakat seperti huruf “W” atay seperti huruf hijaiyah sin (س) yg diletakan pada bagian atas huruf arab. Harakat tasydid merupakan lambang penekanan pd suatu konsosnan yg ditulis dgn simbol konsonan ganda. Seperti contohnya yg terdapat pada kata ( شـَـدَّةٌ) yg bunyinya adalah “syaddah” yg terdiri dari huruf syin yg berkharakat fathah ( ش) sehingga menghasilkan bunyi “sya” kemudian diikuti dgn huruf dal yg kharakat tasydid fathah ( دَّ) sehingga menghasilkan bunyi “dda” dan diikuti dengan ta marbuta ( ةٌ) pada akhir kata yg menghasilkan bunyi “h”, sehingga kata tersebut dibaca “syaddah”

Tanwin, adalah tanda baca yg terdapat pada tulisan arab utk menyatakan jika huruf pd akhir kata tersebut diucapkan layaknya bertemu dgn huruf nun mati.

Wasal, adalah salah satu tanda baca yg ditulis pada huruf hijaiyah yg biasanya ditulis diatas huruf alif (ٱ) atau yg disebut jg dengan alif wasal. Secara ilmu tajwid, wasal memiliki makna meneruskan tanpa mewaqafkan atau menghentikan bacaan tersebut. Penempatan tanda baca ini biasanya terdapat pada awal atau permulaan kata, dan ketika berada pada bagian tengah kata atau kalimat, maka tanda tersebut tidak dibaca atau dilafadzkan. Seperti contohnya  (ٱهدنا ٱلصرط) maka akan dibaca menjadi “ihdinas shiraat”.

Waqaf, secara bahasa memiliki makna berhenti ataupun menahan, sedangkan dari sudut pandang ilmu tajwid adalah menghentikan bacaan sejenak dgn memutuskan suara pada akhir perkataan utk mengambil nafas dgn niatan utk menyambung kembali bacaan tersebut. Tanda waqaf itu sendiri terdiri dari empat jenis waqaf yaitu.

  • Waqaf sempurna ﺗﺂﻡّ (taamm) adalah mewaqafkan ataupun memberhentikan pd suatu bacaan yg dibaca secara sempurna, tidak memutuskan ditengah-tengah bacaan atau ayat, serta tidak mempengaruhi arti serta makna dari bacaan tersebut karena tidak memiliki kaitan dgn bacaan ataupun ayat sebelum atau sesudahnya.
  • Waqaf memadai ﻛﺎﻒ (kaaf) adalah mewaqafkan ataupun memberhentikan pd suatu bacaan yg secara sempurna, tidak memutuskan ditengah – tengah bacaan atau ayat, akan tetapi ayat tersebut masih berkaitan makna serta arti dari ayat sesudahnya.
  • Waqaf baik ﺣﺴﻦ (Hasan) adalah mewaqafkan ayat atau bacaan tanpa mempengaruhi makna ataupun arti, namun bacaan tersebut masih memiliki kaitan dengan bacaan sesudahnya.
  • Waqaf buruk ﻗﺒﻴﺢ (Qabiih) adalah mewaqafkan ataupun memberhentikan sebuah bacaan secara tidak sempurna ataupun membehentikan bacaan di tengah – tengah bacaan atau ayat, wakaf ini harus dihindari karena ayat atau bacaan yg diwaqafkan masih berkaitan dgn lafadz serta maknanya dgn bacaan lainnya.

Demikian itu sekiranya untuk sedikit penjelasan mengenai Mengenal Hukum Tanda Baca Al Quran yg pada kesempatan hari ini saya dapat sajikan kepada anda – anda semuanya, semoga saja dari penjelasan mengenai tanda baca Al Quran yg baru saja saya sajikan diatas tadi itu dapat memberikan banyak manfaat utk anda – anda sekalian. Sedangkan utk anda yang sekiranya mungkin masih ingin mengetahui kembali beberapa pembahasan lainnya lagi.

Maka saya coba menyarankan utk kembali baca juga contoh bacaan iqlab, barang kali saja ada diantara anda – anda sekalian yang masih belum mengetahui contoh bacaan dari tajwid tersebut. Oleh karena itu, tidak ada salahnya apabila anda – anda sekalian ini mencoba utk kembali melihat pembahasan yg beberapa waktu lalu itu sudah pernah saya berikan kepada anda, siapa tahu saja pembahasan tersebut dpt membantu anda – anda sekalian.

Namun utk anda yang sekiranya mungkin sudah mengetahui pembahasan tersebut, maka silahkan saja bagi anda utk mencoba kembali melihat – lihat pembahasan lainnya lagi yg sudah pernah saya berikan pd kesempatan sebelumnya. Mungkin saja salah satu dari beberapa pembahasan yg memang sudah pernah saya berikan sebelumnya itu ada yang sesuai dengan pembahasan yg memang sedang anda cari – cari selama ini.

Save

Save

Advertisement