Pengertian dan Tata Cara Shalat Jenazah Sesuai Sunnah

Advertisement

Pengertian dan Tata Cara Shalat Jenazah | Pengertian shalat jenazah sendiri adalah shalat yg dikerjakan utk jenazah atau orang sudah meninggal, setiap umat muslim yg meninggal, baik itu laki-laki ataupun perempuan wajib utk dishalati oleh seorang muslim yg masih hidup. Dimana hukum shalat jenazah sendiri ialah fardhu kifayah. Dan Nabi Muhammad SAW sendiri tidak pernah menyalati seorang jenazah yg meninggal namun masih memiliki hutang atau meninggalkan dikarenakan bunuh diri. Akan tetapi masyarakat umum lainnya masih tetap diwajibkan utk menshalati jenazah tersebut.

Adapun untuk syarat diadakannya shalat jenazah itu sendiri diantaranya ialah orang yg akan menshalati jenazah tersebut harus sudah memenuhi syarat sah shalat yg diantaranya aialh suci dari hadas, menutup aurat, menghadap kiblat, dll. Berikutnya, jenazah harus sudah dalam kondisi dimandikan serta dikafani. Setelah itu posisi jenazah berada di sebelah mereka yg akan menshalati, terkeculai shalat jenazah ini dikerjakan diatas kubur maupun posisi jenazahnya yang tidak diketahui seperti kita mengerjakan shalat ghaib.
tata cara shalat jenazah
Sedangkan utk cara shalat jenazah sendiri tidak lah sama dengan tata cara shalat pada umumnya, dimana didalam shalat jenazah itu tidak terdapat adanya rukuk, sujud, duduk diantara dua sujud, serta tahiyat. Jika diantara anda-anda sekalian ini mungkin masih ada yg belum mengetahui tata cara shalat jenazah, maka sekarang ini anda sedang berada pada tempat yg tepat sekali. Karena pada kesempatan hari ini, saya ingin memberikan pembahasan tentang cara shalat jenazah kepada anda-anda sekalian. Mungkin saja diantara anda-anda ini ada yg sedang membutuhkannya.

Jika memang anda sudah tidak sabar ingin mengetahui bagaimana tata cara shalat jenazah itu, maka sebaiknya anda langsung saja melihat pembahasan tetang tata cara shalat jenazah yg pada kesempatan hari ini akan saya sajikan dengan lengkap hanya utk anda dibawah ini.

Tata Cara Shalat Jenazah Sesuai Sunnah

  • Langkah tata cara shalat jenazah pertama ialah membaca niat shalat jenazah terlebih dahulu, sebagaimana kita membaca niat shalat pada umumnya. Meskipun tidak terdapat riwayat yg menyatakan jika harus membaca atau melafadzkan niat shalat terlabih dulu.
  • Kemudian melakukan Takbiratul Ihram / takbir yg pertama, dan dilanjutkan dengan membacakan surat Al Fatihah.
  • Lalu melakukan takbir yg kedua dan dilanjutkan dgn membaca shalawat Nabi, atau minimal bisa membaca “Allahumma shalli ‘alaa Muhammadin”
  • Takbir ketiga dilanjutkan dgn membaca doa untuk jenazah atau mayit. Apabila mayit tersebut laki-laki, maka kita membaca doanya ialah “Allahhummaghfir lahu warhamhu wa’aafihi wa’fu anhu…”. Jika mayit perempuan kata kata “lahuu” didalam doa untuk jenazah tersebut diganti dengan kata “lahaa”. Dan apabila mayit yg dishalati itu lebih dari satu, maka kata “lahuu” digantikan dgn kata “lahum”.
  • Takbir keempat dan dilanjutkan dengan membaca doa paling tidak membaca doa “Allahumma laa tahrimnaa ajrahu walaa taftinna ba’dahu waghfirlanaa walahu.” jika si mayit tersebut laki-kaki, jika mayit perempuan membaca doa “Allahumma laa tahrimnaa ajraha walaa taftinna ba’daha waghfirlanaa walaha”.
  • Terakhir mengucapkan salam.

Kiranya hanya itu saja dulu utk penjelasan mengenai Pengertian dan Tata Cara Shalat Jenazah Sesuai Sunnah dari saya utk hari ini, semoga saja penjelasan mengenai tata cara shalat jenazah yg baru saja saya sampaikan diatas tadi itu bisa memberikan banyak manfaat kepada anda-anda sekalian. Apabila anda-anda ini mungkin masih ingin mengetahui kembali beberapa bacaan doa yg kiranya belum anda ketahui, maka sebaiknya anda mencoba utk mencoba melihat-lihat beberapa pembahasan lainnya mengenai bacaan-bacaan doa yg sudah pernah saya sajikan pada kesempatan sebelumnya.

Seperti contohnya ialah pembahasan yg dapat anda baca juga keutamaan shalat subuh berjamaah, barang kali saja diantara anda-anda sekalian ini masih ada yg belum mengetahui apa saja keutamaan shalat subuh berjamaah. Oleh karena itu, tidak ada salahnya apabila anda mencoba utk melihat kembali pembahasan yg pada kesempatan sebelumnya itu sudah pernah saya sajikan sebelumnya. Atau utk anda yg kiranya merasa sudah mengetahui keutamaan shalat tersebut, maka anda bisa juga utk kembali mencoba melihat-lihat beberapa pembahasan lainnya dari saya lagi.

Advertisement

Advertisement